Harlah PMII ke-66 di Pontianak: Kehangatan Kader dan Alumni Lintas Generasi

Nalarmerdeka.com – Peringatan Hari Lahir PMII ke-66 yang digelar di Aula Abdul Rani, IAIN Pontianak, pada Kamis 23 April 2026, tidak berhenti pada ritual seremonial. Di balik susunan acara yang tertib, yang paling terasa justru kehangatan hubungan antarkader lintas generasi, sebuah dimensi yang oleh Pengurus Cabang PMII Pontianak Raya dinilai sebagai kekuatan sesungguhnya dari sebuah organisasi gerakan.

Suasana Kekeluargaan yang Melampaui Protokol Acara

Kegiatan ini dihadiri oleh kader aktif, pengurus komisariat, pengurus cabang, serta sejumlah senior dan demisioner PMII Pontianak Raya. Sejak awal, atmosfer yang tercipta lebih menyerupai pertemuan keluarga besar daripada acara organisasi formal. Para peserta tampak saling bersalaman, bertukar sapa, bahkan saling bermaafan dalam suasana yang tulus dan akrab.

Prosesi Tumpeng dan Doa Bersama sebagai Perekat

Prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan secara simbolis menjadi salah satu momen yang paling dirasakan maknanya. Kader dan senior berdiri berdampingan, meresapi perjalanan enam puluh enam tahun organisasi dalam kesederhanaan yang justru menyentuh. Suasana semakin hangat ketika doa bersama dipanjatkan, menjadi ruang bagi seluruh peserta untuk merenung dan memperbarui niat dalam berorganisasi.

Interaksi Spontan yang Menjembatani Antargenerasi

Di luar rangkaian acara formal, momen-momen yang terjadi secara spontan justru menjadi penanda keberhasilan kegiatan ini. Obrolan ringan antara kader muda dan para senior, tawa yang mengalir saat menikmati hidangan bersama, serta interaksi yang terjalin tanpa sekat hierarki mencerminkan bahwa ikatan di dalam PMII telah tumbuh melampaui batas struktural dan organisatoris.

Pengurus Cabang: Silaturahmi adalah Prioritas

Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Pontianak Raya, Faisal, S.H., menegaskan bahwa Harlah ke-66 harus dimaknai lebih dari sekadar peringatan historis. Momentum ini, menurutnya, adalah ruang nyata untuk memperbarui tali silaturahmi di seluruh lingkungan PMII Pontianak Raya.

Ia juga menekankan bahwa keberlanjutan gerakan sangat bergantung pada kualitas hubungan antarkader di setiap tingkatan, dari rayon, komisariat, hingga cabang.

PMII sebagai Wadah Gerak Sekaligus Ruang Manusiawi

Pengurus cabang menegaskan bahwa PMII tidak boleh dipahami semata sebagai wadah gerakan intelektual. Lebih dari itu, PMII harus mampu hadir sebagai ruang yang membangun kedekatan personal yang erat dan berkelanjutan. Kehadiran para alumni dan demisioner dalam kegiatan ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa ikatan kekeluargaan di PMII Pontianak Raya masih terpelihara dengan baik dan menjadi modal kuat bagi organisasi ke depan.

Organisasi yang bertahan bukan hanya karena programnya yang ambisius, tetapi karena hubungan antarmanusianya yang hangat dan tulus. Ketika kader muda dan para senior duduk bersama dalam satu doa, dan ketika pemimpin cabang menyebut silaturahmi sebagai prioritas, di sana PMII sedang menunjukkan bahwa ia bukan sekadar organisasi, melainkan rumah yang selalu terbuka bagi siapa pun yang pernah melewati prosesnya.

Sumber: Rilis PC PMII Pontianak Raya

Redaktur: Muhammad Jazuli 

Baca Juga
Berita Terbaru
  • Harlah PMII ke-66 di Pontianak: Kehangatan Kader dan Alumni Lintas Generasi
  • Harlah PMII ke-66 di Pontianak: Kehangatan Kader dan Alumni Lintas Generasi
  • Harlah PMII ke-66 di Pontianak: Kehangatan Kader dan Alumni Lintas Generasi
  • Harlah PMII ke-66 di Pontianak: Kehangatan Kader dan Alumni Lintas Generasi
  • Harlah PMII ke-66 di Pontianak: Kehangatan Kader dan Alumni Lintas Generasi
  • Harlah PMII ke-66 di Pontianak: Kehangatan Kader dan Alumni Lintas Generasi
Posting Komentar