Mengapa Candi Bocok Dipercaya Bisa Menahan Gunung Kelud?

Ilustrasi Candi Bocok, situs cagar budaya yang menjadi ruang pertemuan antara sejarah, kepercayaan lokal, dan kehidupan masyarakat hingga hari ini. / Foto: Muhammad Jazuli / Nalar Merdeka 

Nalarmerdeka.com – Ada candi di Malang yang dipercaya bisa "menahan" Gunung Kelud dari mengamuk. Bukan mitos belaka — ini kepercayaan yang dijaga warga Dusun Bocok selama berabad-abad, dan masih hidup sampai sekarang.

Pada 30 Mei 2026, mahasiswa Universitas Al-Qolam Malang mengunjungi Candi Bocok di Desa Pondok Agung untuk membuktikan sendiri: seberapa dalam akar budaya masih tertanam di balik batu-batu tua itu?

Dua Arca, Satu Keyakinan Tentang Alam

Candi Bocok menyimpan dua arca utama: Arca Siwa dan Arca Dewi Parwati. Keduanya bukan sekadar patung peninggalan Hindu-Buddha.

Juru kunci candi menjelaskan kepada para mahasiswa bahwa posisi Arca Siwa diyakini sejajar langsung dengan kawah Gunung Kelud. Candi ini, menurut cerita turun-temurun, dibangun sebagai penyeimbang alam — simbol penangkal agar Gunung Kelud tidak memuntahkan lahar ke permukiman sekitarnya.

Kita mungkin langsung skeptis. Tapi ini bukan soal benar-tidaknya secara ilmiah. Ini soal bagaimana masyarakat masa lalu membaca alam dan meresponsnya dengan tindakan — termasuk membangun struktur fisik sebagai bentuk negosiasi dengan kekuatan yang mereka tidak bisa kendalikan.

Dicuri Dua Kali, Ditemukan di Bali

Yang membuat sejarah Candi Bocok makin pelik adalah nasib Arca Siwa itu sendiri.

Arca tersebut pernah dicuri dua kali — pada 2003 dan 2014. Nilainya ditaksir mencapai sekitar Rp3 miliar. Setelah pencarian panjang, arca itu ditemukan di Bali dan diduga akan dikirim hingga ke Australia untuk diperjualbelikan.

Ini bukan kasus tunggal. Pencurian benda cagar budaya adalah krisis sunyi yang terjadi di ratusan situs Indonesia. Yang kita jarang pikirkan: ketika sebuah arca hilang dari tempatnya, bukan hanya benda fisik yang lenyap — tapi konteks, makna, dan identitas komunitas ikut tercabut.

Mahasiswa Universitas Al-Qolam Malang mengabadikan momen bersama di Candi Bocok setelah menelusuri jejak sejarah, kepercayaan lokal, dan upaya pelestarian situs budaya tersebut. / Foto: Wilda

Solusi Radikal: Dicor Permanen

Setelah dua kali kejadian, langkah pengamanan akhirnya diambil secara serius. Arca Siwa kini ditanam dan dicor menyatu dengan struktur candi secara permanen.

Keputusan ini bisa dibaca dua cara. Di satu sisi, ini bentuk perlindungan paling realistis yang bisa dilakukan komunitas lokal tanpa bergantung penuh pada sistem pengamanan negara. Di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa pengecoran permanen bisa mempersulit penelitian arkeologis di masa depan.

Tapi satu hal jelas: masyarakat Dusun Bocok memilih menjaga daripada kehilangan lagi.

Lebih dari Situs — Ruang Hidup Bersama

Candi Bocok bukan museum yang dikunci jam 17.00. Tempat ini masih aktif digunakan sebagai ruang ibadah umat Hindu dan Buddha dalam ritual keagamaan tertentu. Kesenian dan tradisi lokal juga rutin digelar di sana.

Artinya, candi ini bukan peninggalan dalam arti pasif — ia adalah ruang yang terus bernapas, terus diisi makna oleh komunitasnya.

Ini yang sering luput dari narasi pelestarian budaya: kita terlalu sibuk mendokumentasikan benda-bendanya, tapi lupa bahwa yang membuat sebuah situs tetap hidup adalah manusia yang terus memilihnya sebagai bagian dari kehidupan mereka.

Mahasiswa Al-Qolam pulang membawa lebih dari sekadar catatan lapangan. Mereka membawa pertanyaan yang lebih penting: siapa yang seharusnya bertanggung jawab atas keberlangsungan situs seperti Candi Bocok — negara, akademisi, atau justru komunitas yang selama ini sudah melakukannya sendiri tanpa banyak bantuan?

Penulis: Wilda, Mahasiswa Universitas Al-Qolam Malang 

Redaktur: Muhammad Jazuli 

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Mengapa Candi Bocok Dipercaya Bisa Menahan Gunung Kelud?
  • Mengapa Candi Bocok Dipercaya Bisa Menahan Gunung Kelud?
  • Mengapa Candi Bocok Dipercaya Bisa Menahan Gunung Kelud?
  • Mengapa Candi Bocok Dipercaya Bisa Menahan Gunung Kelud?
  • Mengapa Candi Bocok Dipercaya Bisa Menahan Gunung Kelud?
  • Mengapa Candi Bocok Dipercaya Bisa Menahan Gunung Kelud?
Posting Komentar
Tutup Iklan