Di Balik Tenangnya Hidupku
Seringkali aku merasa semua baik-baik saja,
Perjalananku lancar, cobaanku terasa mudah,
Dan bahaya seolah-olah selalu lewat begitu saja.
Aku pernah mengira, itu semua karena hebatku sendiri.
Tanpa disadari,
Ada seseorang yang tidak pernah tidur sebelum mendoakanku.
Dialah ibu yang diam-diam menyebut namaku,
Meminta kepada sang tuhan agar aku selalu dijaga.
Doa ibu itu terlalu indah untuk hidupku.
Saat aku lupa berdoa, dia yang melengkapinya.
Saat aku sibuk dengan duniaku, dia tetap ingat keselamatanku.
Saat ini aku sadar,
Keberuntunganku hari ini bukanlah sebuah kebetulan.
Melainkan jawaban dari sang Tuhan,
Atas air mata dan ketulusan doa ibu yang tak pernah putus.
Terima kasih Bu,
Karena telah menjadi alasan mengapa aku masih tetap berdiri hari ini.
Proud off you ibu.
Seringkali aku merasa semua baik-baik saja,
Perjalananku lancar, cobaanku terasa mudah,
Dan bahaya seolah-olah selalu lewat begitu saja.
Aku pernah mengira, itu semua karena hebatku sendiri.
Tanpa disadari,
Ada seseorang yang tidak pernah tidur sebelum mendoakanku.
Dialah ibu yang diam-diam menyebut namaku,
Meminta kepada sang tuhan agar aku selalu dijaga.
Doa ibu itu terlalu indah untuk hidupku.
Saat aku lupa berdoa, dia yang melengkapinya.
Saat aku sibuk dengan duniaku, dia tetap ingat keselamatanku.
Saat ini aku sadar,
Keberuntunganku hari ini bukanlah sebuah kebetulan.
Melainkan jawaban dari sang Tuhan,
Atas air mata dan ketulusan doa ibu yang tak pernah putus.
Terima kasih Bu,
Karena telah menjadi alasan mengapa aku masih tetap berdiri hari ini.
Proud off you ibu.
Penulis: Ibnu Marli
