![]() |
| Ilustrasi suasana masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah dan berbagi takjil kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan. / Foto: Chatgpt / Nalarmerdeka |
Malang, Nalarmerdeka.com – Tradisi berbagi kembali hidup di berbagai masjid wilayah Kabupaten Malang selama bulan suci Ramadhan. Sejumlah masjid menyediakan takjil gratis bagi masyarakat setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.
Program ini terbuka untuk umum, baik jamaah, musafir, pekerja, maupun warga sekitar. Kegiatan berbagi takjil tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga upaya memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah dan kebersamaan umat.
Berikut daftar masjid penyedia takjil gratis di Kabupaten Malang beserta alamat lengkapnya:
Jl. Sultan Agung No.59, Kepanjen, Kec. Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65163
Krajan Satu, Gondanglegi Wetan, Kec. Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65174
Jl. KH Wahid Hasyim, Brongkal, Kec. Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur
4. Masjid Darussalam Bunut Wetan
Jl. Raya Bunut Wetan, Kec. Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65154
5. Masjid Sabilit Taqwa Bululawang
Jl. Raya Bululawang No.499, Kec. Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65171
6. Masjid Ar‑Rohman Putat Lor
Putat Lor, Kec. Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur
7. Masjid Sabilil Muhtadin Wates
Desa Wates, Kec. Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur
8. Masjid Baitul Muttaqin Putukrejo
Jl. Sunan Ampel No.36, Putukrejo, Kec. Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur
9. Masjid Sabilillah Gedangan
Desa Sidodadi, Kec. Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur
10. Masjid Besar Baiturrahmat Sukosari
Jl. Raya Kasembon No.16, Sukosari, Kec. Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65393
Tradisi berbagi takjil telah menjadi bagian dari kehidupan Ramadhan di Malang. Selain membantu masyarakat yang menjalankan puasa, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara masjid dan umat.
Takjil biasanya dibagikan 15–30 menit sebelum adzan Maghrib, kemudian dilanjutkan dengan shalat berjamaah dan tarawih. Ramadhan pun menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali peran masjid, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan masyarakat.
Penulis: Maulidin
