Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

HMPS Tadris Bahasa Indonesia dan Matematika UQM Gelar LDKM Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa 2026

Nalarmerdeka.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Indonesia dan HMPS Tadris Matematika Universitas Al-Qolam Malang menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) pada Kamis, (12/22026). Mengusung tema “Sinergi Angka dan Kata Melahirkan Pemimpin Muda yang Berwibawa,” kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas disiplin dalam membangun karakter kepemimpinan mahasiswa.

Demisioner Presiden Mahasiswa periode 2025/2026, Al Farizi, hadir sebagai pemateri utama. Ia menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan struktural, melainkan kemampuan mengelola amanah dan menumbuhkan kepercayaan dalam organisasi.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, Khoirul Anam, yang menegaskan pentingnya LDKM sebagai fondasi pembentukan mental dan integritas mahasiswa. Ketua HMPS Tadris Matematika, Adhitya Alfarodhis, serta Ketua Umum HMPS Tadris Bahasa Indonesia, Abdul Basith.

Dalam pemaparannya, Al Farizi mengulas karakteristik pemimpin mahasiswa yang efektif, mulai dari manajemen waktu, pengambilan keputusan, negosiasi dan resolusi konflik, hingga keterampilan berbicara di depan umum. Ia juga mengajak peserta memahami praktik kepemimpinan melalui studi kasus dan simulasi, sekaligus membaca tantangan organisasi mahasiswa di tengah perkembangan zaman.

Sekitar 40 mahasiswa dari kedua program studi mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Diskusi interaktif menjadi ruang refleksi bersama. Syahrotul Karimah, mahasiswa semester 2 Tadris Bahasa Indonesia, menanyakan bagaimana kepemimpinan membantu generasi muda beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pemateri menjawab bahwa pemimpin harus mampu menekan ego pribadi, mengayomi anggota, serta terbuka terhadap kritik dan perubahan.

Pertanyaan lain datang dari Jazilatur Rahma, mahasiswa Tadris Bahasa Inggris semester 4, mengenai prioritas antara banyaknya kegiatan atau kegiatan yang berdampak. Menurut pemateri, kualitas dan output nyata jauh lebih penting daripada sekadar kuantitas agenda.

Sementara itu, Yusnia dari Tadris Matematika semester 2 menyoroti persoalan pola pikir negatif dalam kepemimpinan. Al Farizi menegaskan bahwa amanah kepemimpinan menuntut kedewasaan berpikir. Seorang pemimpin harus mampu membangun pola pikir positif demi kemajuan organisasi.

Pada sesi selanjutnya, Wakil Presiden Mahasiswa periode 2026/2027 sekaligus Demisioner Ketua Umum HMPS Tadris Bahasa Indonesia periode 2025/2026, Andri Saputra, memberikan pesan dan kesan dengan mengutip teori Abraham Maslow. Ia menyampaikan bahwa organisasi merupakan ruang aktualisasi diri, namun hanya akan tumbuh jika dibangun dengan rasa memiliki, komitmen, pengakuan, dan inovasi bersama.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Fauzi dari Tadris Matematika semester 2, dilanjutkan pemberian cendera mata kepada pemateri dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan semangat sinergi.

Penulis: Abdul Basith (Mahasiswa Tadris bahasa Indonesia Universitas Al-Qolam Malang semester 4)

Redaktur: Muhammad Jazuli 

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • HMPS Tadris Bahasa Indonesia dan Matematika UQM Gelar LDKM Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa 2026
  • HMPS Tadris Bahasa Indonesia dan Matematika UQM Gelar LDKM Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa 2026
  • HMPS Tadris Bahasa Indonesia dan Matematika UQM Gelar LDKM Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa 2026
  • HMPS Tadris Bahasa Indonesia dan Matematika UQM Gelar LDKM Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa 2026
  • HMPS Tadris Bahasa Indonesia dan Matematika UQM Gelar LDKM Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa 2026
  • HMPS Tadris Bahasa Indonesia dan Matematika UQM Gelar LDKM Perkuat Kepemimpinan Mahasiswa 2026
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad