Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Rocky Gerung Sebut Rencana Debat Pigai dan Zainal Arifin Mochtar “Absurd”, Minta Segera Dibatalkan

Dari kiri ke kanan: Prof. Zainal Arifin Mochtar, Rocky Gerung, dan Menteri HAM Natalius Pigai
Dari kiri ke kanan: Prof. Zainal Arifin Mochtar, Rocky Gerung, dan Menteri HAM Natalius Pigai. Rocky menyebut rencana debat keduanya sebagai fenomena diskursus publik yang “absurd”. / Foto: Chatgpt / Nalarmerdeka

Nalarmerdeka.com – Pengamat politik Rocky Gerung menyampaikan kritik terhadap rencana debat antara Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dan akademisi hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar yang dikenal dengan panggilan Uceng. Pernyataan tersebut disampaikan Rocky melalui kanal YouTube @RockyGerungOfficial_2024 pada Jumat (27/2/2026), menanggapi dinamika publik terkait tantangan debat yang ramai diperbincangkan.

Dalam tayangan tersebut, Rocky menilai wacana debat antara dua tokoh yang sama-sama memiliki latar belakang kuat dalam isu Hak Asasi Manusia (HAM) justru tidak relevan dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik.

“Ini debat yang paling absurd,” ujar Rocky Gerung.

Dinilai Berasal dari Latar yang Sama

Menurut Rocky, baik Natalius Pigai maupun Zainal Arifin Mochtar berasal dari tradisi pemikiran HAM yang serupa sehingga debat dinilai tidak memiliki urgensi substansial.

“Ini dua orang yang betul-betul datang dari bis kota yang sama, bis HAM yang sama, itu mau debat tuh. Siapa yang akan digebukin,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa keduanya memiliki kapasitas berbeda namun saling melengkapi dalam penguatan isu HAM di Indonesia.

“Karena sama-sama mengerti substansinya, Uceng bahkan lebih mengerti substansi dari Hak Asasi Manusia. Pigai terlibat dalam regulasi untuk merawat kehormatan Hak Asasi Manusia,” lanjutnya.

Mendorong Debat Dibatalkan

Rocky secara tegas menyatakan debat tersebut sebaiknya tidak dilanjutkan. Ia bahkan menyarankan agar agenda tersebut dibatalkan sepenuhnya.

“Ini absurd, saya ingin ini bukan lagi dihindari, dibatalin tuh,” tegasnya.

Ia mengaku memahami cara berpikir kedua tokoh tersebut sehingga menilai debat tidak akan menghasilkan kemajuan substantif.

“Saya tahu cara berpikir Pigai, saya tahu kapasitas intelektual Uceng, jadi saya mengambil kesimpulan ini harus segera dihentikan,” ujarnya.

Khawatir Dimanfaatkan Pihak Ketiga

Rocky juga mengingatkan potensi munculnya pihak lain yang memanfaatkan momentum debat untuk kepentingan tertentu yang dapat memperkeruh ruang masyarakat sipil.

“Karena nanti akan ada pihak ketiga yang numpang untuk mengacak-acak masyarakat sipil,” katanya.

Menurutnya, respons publik berupa dukungan atau tepuk tangan tidak selalu mencerminkan kemajuan diskursus HAM.

“Tentu nanti akan ada yang tepuk tangan, apa artinya tepuk tangan? HAM itu dikerjain aja secara akademis, dikerjain secara regulasi,” ujarnya.

Ia menilai isu HAM semestinya dibahas melalui kerja akademik dan kebijakan konkret, bukan sekadar menjadi tontonan debat publik.

“Jadi sebetulnya ini hanya sekadar upaya untuk mengisi kekosongan diskursus publik, tapi jangan pakai isu HAM,” pungkas Rocky.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi dari Natalius Pigai maupun Zainal Arifin Mochtar terkait pernyataan tersebut.

Penulis: Maulidin

Redaktur: Muhammad Jazuli 

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Rocky Gerung Sebut Rencana Debat Pigai dan Zainal Arifin Mochtar “Absurd”, Minta Segera Dibatalkan
  • Rocky Gerung Sebut Rencana Debat Pigai dan Zainal Arifin Mochtar “Absurd”, Minta Segera Dibatalkan
  • Rocky Gerung Sebut Rencana Debat Pigai dan Zainal Arifin Mochtar “Absurd”, Minta Segera Dibatalkan
  • Rocky Gerung Sebut Rencana Debat Pigai dan Zainal Arifin Mochtar “Absurd”, Minta Segera Dibatalkan
  • Rocky Gerung Sebut Rencana Debat Pigai dan Zainal Arifin Mochtar “Absurd”, Minta Segera Dibatalkan
  • Rocky Gerung Sebut Rencana Debat Pigai dan Zainal Arifin Mochtar “Absurd”, Minta Segera Dibatalkan
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad