Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca

Kronologi Perang Dunia Pertama dari Tahun 1914 hingga 1918

Archduke Franz Ferdinand dan Sophie di Sarajevo, 28 Juni 1914, sesaat sebelum penembakan yang memicu Perang Dunia I. / Foto: Wikimedia Commons / Public Domain

Nalarmerdeka.com – Pada pagi hari Minggu, 28 Juni 1914, matahari musim panas menyinari kota Sarajevo, sebuah kota kecil di Balkan yang kala itu berada di bawah kekuasaan Austria‑Hungaria.

Tidak ada yang benar-benar menyadari, bahwa hari itu, sebuah peristiwa berdurasi kurang dari satu menit akan menyeret dunia ke dalam perang paling mematikan yang pernah dikenal umat manusia saat itu: Perang Dunia Pertama.

Di dalam mobil terbuka, duduk seorang bangsawan penting, Archduke Franz Ferdinand, pewaris tahta Austria-Hungaria, bersama istrinya Sophie. Kunjungan mereka ke Sarajevo sejatinya adalah misi politik—menunjukkan kekuasaan kekaisaran atas wilayah Balkan yang penuh gejolak nasionalisme. Namun, di antara kerumunan warga, berdiri seorang pemuda berusia 19 tahun, kurus, gugup, dan membawa pistol. Namanya Gavrilo Princip.

Pada pukul 10.45 waktu setempat, Princip melepaskan dua tembakan. Satu peluru menembus leher Franz Ferdinand. Satu lagi menembus perut Sophie. Keduanya meninggal dalam hitungan menit. Dunia tidak akan pernah sama lagi.

Balkan: Gudang Mesiu Eropa

Untuk memahami mengapa dua tembakan ini begitu mematikan secara historis, kita harus melihat situasi Eropa sebelum tahun 1914. Awal abad ke-20, Eropa adalah benua yang dipenuhi rivalitas, aliansi militer, dan ambisi kekuasaan.

Austria-Hungaria menguasai berbagai wilayah multi-etnis, termasuk Bosnia, tetapi banyak kelompok Slavia ingin merdeka dan bergabung dengan Serbia, negara kecil yang sedang tumbuh dengan semangat nasionalisme.

Princip sendiri adalah anggota kelompok nasionalis yang ingin membebaskan Bosnia dari kekuasaan Austria-Hungaria. Pembunuhan itu bukan sekadar pembunuhan pribadi. Itu adalah simbol perlawanan. Dan Austria-Hungaria tidak tinggal diam.

Juli 1914: Awal Efek Domino

Pada 28 Juli 1914, tepat satu bulan setelah pembunuhan, Austria-Hungaria secara resmi menyatakan perang terhadap Serbia. Inilah awal dari efek domino global. Serbia didukung oleh Rusia, yang merasa memiliki tanggung jawab melindungi bangsa Slavia. Sebagai balasan, Jerman, sekutu Austria-Hungaria, menyatakan perang terhadap Rusia pada 1 Agustus 1914.

Tidak berhenti di situ. Jerman kemudian menyatakan perang terhadap Prancis pada 3 Agustus 1914, dan menyerbu Belgia untuk mencapai Paris. Tindakan ini memicu Britania Raya menyatakan perang terhadap Jerman pada 4 Agustus 1914. Dalam waktu kurang dari dua bulan, konflik lokal di Sarajevo telah berubah menjadi perang global. Inilah awal Perang Dunia Pertama.

Perang Modern Pertama dalam Sejarah

Perang ini berlangsung selama 4 tahun, dari 1914 hingga 1918, dan melibatkan lebih dari 30 negara. Medan perang utama berada di Front Barat, membentang dari Belgia hingga Prancis. Di sana, tentara hidup di parit-parit sempit, berlumpur, penuh tikus, penyakit, dan kematian.

Perang Dunia Pertama menjadi perang modern pertama karena penggunaan teknologi baru:

- Senapan mesin

- Gas beracun

- Tank

- Kapal selam

- Pesawat tempur

Teknologi mempercepat pembunuhan. Manusia menjadi korban industrialisasi perang. Lebih dari 16 juta orang tewas. Dan sekitar 20 juta lainnya luka-luka. Sebagian besar adalah pemuda.

Tahun 1918: Akhir Perang, Awal Masalah Baru

Pada 11 November 1918, Jerman akhirnya menyerah. Perang berakhir. Namun, perdamaian tidak benar-benar membawa kedamaian. Pada tahun 1919, negara-negara pemenang memaksa Jerman menandatangani Perjanjian Versailles. Perjanjian ini:

- Memaksa Jerman membayar ganti rugi besar

- Mengurangi kekuatan militernya

- Mengambil wilayahnya

Bagi rakyat Jerman, perjanjian ini adalah penghinaan. Dan penghinaan itu kelak melahirkan dendam. Dari dendam itulah, dua dekade kemudian, muncul perang yang lebih besar: Perang Dunia Kedua.

Sarajevo: Kota Kecil yang Mengubah Dunia

Sarajevo hari ini adalah kota yang damai. Namun, jalan tempat Princip berdiri masih ada. Trotoarnya masih bisa diinjak. Bangunannya masih berdiri. Seolah mengingatkan dunia bahwa sejarah tidak selalu berubah oleh keputusan besar di ruang istana. Kadang, sejarah berubah oleh tangan seorang pemuda dengan pistol.

Perang Dunia Pertama bukan sekadar konflik militer. Ia adalah titik balik peradaban manusia. Ia mengakhiri kekaisaran. Ia mengubah peta dunia. Dan semuanya dimulai pada pagi musim panas, 28 Juni 1914. Dengan dua tembakan. Dan dunia pun terbakar.

Penulis: Muhammad Jazuli 

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Kronologi Perang Dunia Pertama dari Tahun 1914 hingga 1918
  • Kronologi Perang Dunia Pertama dari Tahun 1914 hingga 1918
  • Kronologi Perang Dunia Pertama dari Tahun 1914 hingga 1918
  • Kronologi Perang Dunia Pertama dari Tahun 1914 hingga 1918
  • Kronologi Perang Dunia Pertama dari Tahun 1914 hingga 1918
  • Kronologi Perang Dunia Pertama dari Tahun 1914 hingga 1918
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad